KEHIDUPAN ISLAMI

Bismillah 
Assalamualaikum 

Sahabat pembaca, Memiliki seorang pemimpin yang mempersatukan kaum Muslimin atau bersatunya kaum Muslimin pada seorang pemimpin itulah sesungguhnya kehidupan diatas Islam, kehidupan diatas Aljamaah, dan kehidupan kaum Muslimin. 


Sebaliknya, tanpa pemimpin maka manusia hidup dalam  kelompok-kelompok dan berpecah belah, itulah sesungguhnya kehidupan jahiliyah.


Allah Subhanahu wata’ala berfirman Āli ‘Imrān : 103


وَاعْتَصِمُوا بِحَبْلِ اللَّهِ جَمِيعًا وَلَا تَفَرَّقُوا ۚ وَاذْكُرُوا نِعْمَتَ اللَّهِ عَلَيْكُمْ إِذْ كُنْتُمْ أَعْدَاءً فَأَلَّفَ بَيْنَ قُلُوبِكُمْ فَأَصْبَحْتُمْ بِنِعْمَتِهِ إِخْوَانًا وَكُنْتُمْ عَلَىٰ شَفَا حُفْرَةٍ مِنَ النَّارِ فَأَنْقَذَكُمْ مِنْهَا ۗ كَذَٰلِكَ يُبَيِّنُ اللَّهُ لَكُمْ آيَاتِهِ لَعَلَّكُمْ تَهْتَدُونَ


”Berpegang teguhlah pada tali Allah semuanya dan janganlah kalian berpecah belah, Dan ingatlah nikmat Allah atas kalian ketika kalian masih bermusuhan lalu Allah satukan hati-hati kalian maka jadilah kalian dengan nikmatNya bersaudara, dan kalian berada ditepi jurang Neraka lalu Allah selamatkan kalian darinya, demikianlah Allah terangkan pada kalian ayat-ayatNya agar kalian mendapatkan petunjuk ” (ali 
Imron 103).


Dalam ayat ini terkandung tiga rahasia kekuatan dan kesuksesan kaum Muslimin yaitu berpegang teguh pada tali Allah semuanya,  membina dan menjaga persaudaraan diantara mereka dan menghindari perpecahan, hal ini tidak akan terwujud tanpa adanya seorang pemimpin yang mempersatukan.


Mengingat kondisi kaum Muslimin saat ini, mereka hidup dalam keadaan berkelompok-kelompok dan berpecah belah, berselisih dan bercerai berai, tak ada persatuan, kekompakan, persaudaraan, sehingga perlu kiranya menumbuhkan kesadaran akan pentingnya kehidupan aljamaah.


Nabi Shollallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda, “Barang siapa yang mengiginkan tengah-tengah Surga hendaklah ia menetapi aljamaah” (Tirmidzy 2091),


Dan bersabda, “tiga hal yang tiadalah hati seorang muslim terikat padanya melainkan masuk Surga yaitu ikhlas beramal karena Allah, memberi nasehat kepada pemimpin, dan menetapi aljamaah” (Addarimi 231),


Dan bersabda, “demi yang jiwa Muhammad ditanganNya ummat ini akan pecah jadi 73 firqoh satu diSurga dan 72 diNeraka, siapakah mereka (yang di Surga) ? yaitu aljamaah (Ibnu Majah 3982).

Dalil-dalil ini menunjukkan betapa pentingnya kehidupan Aljamaah,

agar kaum Muslimin kembali menjadi Ummatan wahidah yang bersatu lahir dan bathin dibawah komando seorang pemimpin yang ditaati, Itulah kaum Muslimin yang Allah ridha kepada mereka dan mereka ridha kepada Allah, dan itulah Islam, agama yang tidak berpecah belah dan ummat yang bersatu pada seorang pemimpin. 


Wallahul musta’an.

Tinggalkan Komentar