Bismillah
Assalamualaikum
SYIRIK BESAR bagian 9
Dari sahabat Harist al’as’ary Nabi Shollallahu alaihi wassalam bersabda :
“Allah Subhanahu Wata’ala telah perintahkan kepada Yahya bin Zakaria lima kalimat untuk diamalkan dan diperintahkan kepada bani Israil mengamalkannya, hampir saja dia terlambat menyampaikannya sehingga berkatalah Isa “Allah telah perintahkan anda dg lima kalimat untuk diamalkan dan diperintahkan kepada bani Israil mengamalkannya, apakah anda yg akan menyampaikannya atau aku”
Yahya berkata “jika engkau mendahuluiku aku khawatir Aku akan dibenamkan atau diadzab”
Mulailah dia mengumpulkan manusia di Baitul Maqdis, mesjid pun penuh, duduklah ia diatas syarf (semacam panggung) lalu berkata : “sesungguhnya Allah memerintahkan aku lima kalimat agar aku amalkan dan memerintahkan kepada kalian untuk mengamalkannya yaitu :
PERTAMA sembahlah Allah dan jangan sekutukan dg sesuatu apapun, perumpamaan org yg sekutukan Allah adalah seperti seorang yg membeli budak murni dari hartanya berupa emas atau perak lalu berkata padanya “ini rumahku dan ini pekerjaanku, silahkan bekerja dan serahkan hasilnya kepadaku” Rupanya sang budak bekerja tapi hasilnya tidak diberikan pada tuannya, adakah dari kalian suka punya budak seperti ini ?!
KEDUA sesungguhnya Allah memerintahkan kalian sholat, jika sholat janganlah kalian menoleh, karena Allah menghadapkan wajahNya kewajah hamba dalam sholat selama tidak menoleh.
KETIGA dan memerintahkan kalian puasa, perumpamaannya adalah seperti seorang dalam rombongan yg membawa tas berisi parfum, semua terkesan dengan aromanya, sesungguhnya aroma orang yang berpuasa lebih harum disisi Allah dari aroma misk.
KEEMPAT dan memerintahkan kalian bersedekah, perumpamaannya adalah seperti seorang yg ditawan oleh musuh, tangannya diikat keleher dan siap dieksekusi lalu berkata “aku akan menebus diri dg harta sedikit ataupun banyak” maka dia menebus dirinya.
KELIMA dan memerintahkan kalian dzikrullah, perumpamaannya adalah seperti seorang yg dikejar oleh musuh dg cepat lalu tiba tiba dia mendapati benteng lalu berlindung padanya sehingga selamat, begitulah.., seorang hamba tak akan selamat dari syaitan kecuali dengan dzikrullah.
Lalu Nabi Shollallahu alaihi wassalam melanjutkan sabdanya mengatakan “Dan aku perintahkan kalian kepada lima sebagaimana yg Allah perintahkan padaku yaitu mendengar, taat, berjihad, berhijrah, dan berjamaah, barangsiapa terpisah dari aljamaah barang sejengkal maka terlepaslah ikatan Islam yg ada dilehernya kecuali bila kembali (tobat).
Barang siapa mengakui (membenarkan) panggilan jahiliyah maka akan terkumpul dalam NERAKA jahannam.
Seorang bertanya “wahai rasulullah, apakah meskipun dia sholat dan berpuasa ?
Dijawab “ya, walaupun dia sholat dan berpuasa”
Panggillah dg panggilan Allah yg Allah telah menamakan kalian dengannya yaitu Muslimin, Mu’minin dan Hamba Allah” (HR. Sunan Tirmidzy 2863)
Sahabat pembaca, tahukah kalian apa arti panggilan jahiliyah ?
Yaitu apa saja panggilan yg disematkan pd seseorang dari kaum Muslimin, menghasilkan kebanggaan tersendiri saat dipanggil dengannya selain dari panggilan yg Allah Subhanahu Wata’ala berikan, yaitu Muslimin, Mu’minin dan Hamba Allah Subhanahu Wata’ala.
Sekarang ini kita dapati kaum Muslimin terkondisikan dalam komunitas yg berbeda, komunitas dalam bentuk organisasi, partai, ikatan kesukuan, sekte, aliran, minhaj, dan lain lain, yg otomatis masing masing komunitas memiliki namanya sendiri, dan masing masing anggotanya membanggakan komunitasnya, dikenallah komunitas seperti salafiyyun, tablighy, ikhwany, HT, dan lain lain.
Sebagian mereka bangga menonjolkan jati dirinya dg berkata “ana salafy, ana ikhwany, ana nakhdy, ana tabligh, dan seterusnya, bangganya mereka dg nama-nama ini dan panggilan-panggilan ini, yg demikian inilah yang disebut DA’WAL JAHILIYAH atau panggilan jahiliyah, siapapun dari mereka tidak akan selamat selama masih suka dan ridho dg panggilan panggilan itu.
Karena itu maka berlepas diri dari semua kelompok-kelompok yang ada dg cara beruzlah adalah satu-satunya cara menghindarinya.
wallahul musta’an.